H.Chusainuddin, MM Anggota FPKB DPRD Jatim Dapil 8: Pemerintah Harus Serius Tangani Ponpes Hadapi New Normal

atmojo, 28 May 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI - Dalam mensikapi pandemi covid-19 kami berharap Pemerintah  Daerah khususnya Kota dan Kabupaten Kediri yaitu Walikota dan Bupati Kediri memperhatikan secara khusus dan serius dalam dunia pendidikan. Khususnya pendidikan di Pondok Pesantren (Ponpes) dalam menghadapi new normal atau pola hidup baru.

"Kami mengharapkan alokasi penanganan covid-19 dan memberikan aturan pendidikan dilingkungan ponpes yang sesuai dengan protokol kesehatan covid-19," ucap H.Chusainuddin, MM Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim Komisi B Dapil VIII Kota dan Kabupaten Kediri kepada media ini, Kamis (28/5/2020)

H.Chusainuddin sangat berharap kepada Pemerintah untuk memberikan perhatian khusus itu adalah dalam bentuk kebijakan anggaran pada pondok pesantren. 

"Mengingat di Kota Kediri ada sekita 34 ponpes dan Kabupaten Kediri sekitar 189 ponpes. Sehingga, jumlah santri ada sekitar 150 ribu," tuturnya.

Lanjut H.Chusainuddin menambahkan, dengan kondisi sarana prasarananya masih banyak yang belum memenuhi standart kesehatan. Ponpes mempunyai andil yang luar biasa tidak hanya untuk pencetak kader bangsa yang cerdas. Tapi juga pembentukan karakter anak muda. Selain itu, Ponpes juga merupakan embrio munculnya lembaga pendidikan.

"Oleh karenanya wajib hukumnya Pemerintah memberikan interfensi yang cukup memadai bagi tumbuh kembangnya pesantren dengan langkah-langkah yang sesuai dengan protokol kesehatan," bebernya.

Ia menegaskan, sekarang sudah ada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Sehingga tidak ada alasan lagi Pemerintah untuk menafikan ponpes. Pemerintah harus menyiapkan mekanisme dalam menghadapi pola hidup baru secara konkret, jika  pesantren bisa kembali dibuka.

"Langkah yang harus dilakukan segera menyiapkan sarana dan prasarana pesantren agar sesuai dengan protokol kesehatan selama pandemi covid-19. Salah satunya melakukan test massal bagi santri dan pengajar sebelum pembukaan pesantren, hingga menyiapkan ketahanan ekonomi pesantren," ungkapnya. (prijo)

 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami